PT Bank Central Asia Tbk adalah bank swasta terbesar di Indonesia.
Bank ini didirikan pada 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia
NV dan pernah menjadi bagian penting dari Salim Group.
ATM, atau Automated Teller Machine, bisa dikatakan sebagai kebutuhan primer dalam hal transaksi dan penarikan uang. Karena itu, sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, Bank Central Asia atau BCA juga memperluas jaringan ATM-nya di seluruh Indonesia.
Baca selengkapnya:
Biaya dan Limit Transaksi ATM BCA Terbaru
Menurut Desy aktivitas tarik tunai dan mengecek saldo seharusnya tetap
menjadi fasilitas cuma-cuma yang disediakan oleh bank. Fasilitas itu
diberikan oleh BCA sebagai bentuk pelayanan kepada nasabah yang telah
mempercayakan uangnya disimpan di BCA. "Itu kan fasilitas bank yang seharusnya diberikan secara cuma-cuma
kepada nasabah. Nasabah bisa ancam tarik simpanan di BCA kalau benar
begitu," kata Desy.
“Ke ATM saja sudah seperti main petak umpat dengan tukang parkir, karena
kita malas harus keluar uang untuk membayar parkir. Eh ini malah kena
biaya dari bank,” imbuh Adhy Arma (29), salah seorang nasabah BCA
lainnya.
Pengenaan biaya ini berlaku bagi nasabah yang sering bolak balik
melakukan cek saldo yang menyebabkan mahalnya biaya operasional ATM. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, perusahaan akan menentukan jumlah frekuensi pengecekan saldo
yang dibebaskan dari biaya. Jika melebihi jumlah yang telah ditetapkan
dalam periode tertentu, maka nasabah akan dikenakan biaya.